Alkisah, para Egyptolog (ahli Mesir) sedang berkumpul meneliti penemuan Arkeologi terbaru, yaitu sebuah mumi. Para pakar yang berdatangan dari seantero dunia itu sudah berhari-hari berdiskusi dan membuka lembaran buku serta catatan, tetapi mereka belum mampu juga menguak identitas si mumi itu.
Di dalam kesunyian sore, tiba-tiba Egyptolog dari Amerika berkata "Saya pernah baca bahwa untuk hal-hal yang muskil, kita bisa menanyakan hal itu kepada orang Indonesia."
Mereka pun lalu sepakat untuk menghubungi kantor perwakilan Indonesia di Mesir dan terjadilah dialog demikian : "Kirimkan saja muminya ke kantor. Mudah-mudahan, dalam waktu singkat, kami sudah bisa mengungkapnya." jelas yang mulia duta besar Indonesia ketika permintaan pertolongan itu diajukan kepadanya.
Secara jujur, kepalanya cukup pusing ketika menyadari bahwa dirinya asal jawab saja. Tetapi tiba-tiba dia mendapat akal dan segera memutar telpon Kapolda Metro Jaya dan menjelaskan permasalahannya. "Kirim saja ke kami, Pak. Dijamin beres deh." jawab sang kapolda dengan lantang.
Dan benar saja, seminggu kemudian, mumi itu telah kembali ke kantor perwakilan Indonesia di Mesir dengan identitas yang jelas dan lengkap. Mumi pun segera dikirim kembali kepada para profesor yang sedang meneliti. Tetapi, rasa penasaran bapak duta besar begitu mengganggu dan menyebabkannya telunjuknya memutar nomor telpon sang Kapolda.
"Bagaimana ceritanya bisa terungkap ?" tanyanya. Sang kapolda menjawab dengan tawa ringan : "Terus terang, saya tidak tahu. Waktu itu saya kirim ke Kapolsek Penjaringan. Ini nomor telponnya." jelas sang Kapolda.
Ketika telpon Kapolsek Penjaringan berdering, terjadilah dialog demikian : "Tapi, Bapak jangan cerita sama siapa-siapa ya." mohon sang Kapolsek ketika ingin memberi tahu caranya mendapatkan data dari mumi itu. "Ya, saya berjanji." "Begini Pak, Si mumi itu saya pukulin aja." jelas sang Kapolsek singkat.
Sumber: ketawaketiwi.com










http://levitraexpresspharmacy.com uses for levitra generic drugs Levitra generic levitra 20mg isosor... readmore